Pengakuan yang alami dan terbaik untuk seseorang berasal dari diri sendiri, keluarga, dan orang-orang yang benar-benar dianggap sebagai keluarga.

Dari era dulu hingga sekarang, masih banyak orang-orang yang haus akan pengakuan dari orang lain. Orang lain saya definisikan sebagai orang asing, orang yang kita kenal tetapi hanya sekadar dan sejenisnya. Umumnya, ada tiga hal pemicu orang ingin meminta pengakuan antara lain pernah diremehkan, merasa tersaingi dari pengakuan orang lain, dan sudah diakui tetapi pengakuannya masih kurang.

Saya adalah salah satu dari sekian banyak orang tersebut. Dulu saya haus akan pengakuan khususnya dari kemampuan akademis karena waktu lulus SD saya tidak bisa masuk ke SMP manapun karena NEM (standar nilai untuk mencari sekolah) saya rendah sehingga untuk masuk SMP saya harus pakai jalur belakang. Baiklah, itu masa kelam dan untungnya waktu SMA dan kuliah saya bisa masuk dengan lolos tes tanpa masuk jalur belakang.

Semakin lama dan ke sini saya merasa serta berpikir bahwa saya sudah tidak butuh pengakuan dari orang lain. Buat saya, pengakuan paling berharga datang dari diri sendiri, keluarga, dan orang-orang yang benar-benar saya anggap sebagai keluarga. Diakui secara utuh baik kehadiran hingga semua hal yang ada di dalam diri saya.