Intro

Saya mulai belajar bahasa pemrograman C berawal dari mata kuliah Algoritma dan Pemrograman dari BINUS. Ya, saat tulisan ini dibuat saya masih berstatus mahasiswa aktif BINUS Online Learning (D3 - S1) dan saya memulai kuliah di BINUS pada akhir Agustus 2021.

C programming mengingatkan saya dengan bahasa pemrograman Java yang saya pelajari waktu saya di jenjang D3. Yang mana harus disertakan tipe data, sebuah fungsi yang mengembalikan nilai atau tidak (void). Namun, tidak ada tipe data berupa String di C yang berbeda di Java (salah satu yang mencolok). C programming (menurut saya) adalah salah satu bahasa pemrograman yang paling dekat berinteraksi dengan bahasa mesin (assembly languange).

Sehingga bahasa C sering disebut low level programming language. Kalau tidak salah baca, semakin rendah levelnya programming languagenya maka semakin cepat berinteraksi dengan bahasa mesin (assembly language).

Bahasa C cukup sederhana dan mudah dipelajari (awalnya) karena kata kunci dan sintaksnya yang terbatas. Yang menjadi sulit adalah ketika berinteraksi dengan pointer dan harus pintar mengalokasi memori pada RAM untuk menjalankan program yang di compile pada C (malloc, calloc, realloc, free).

Proses Belajar

Belajar bahasa pemrograman tentunya harus diiringi dengan praktek. Jika kamu malas menginstal compiler C di komputer maka kamu bisa mencoba beberapa platform online code editor pilihan saya seperti Repl.it dan Online GDB. Atau kamu bisa mencoba GitHub Codespace.

Untungnya di laptop saya sudah menyediakan C compiler bawaan dari sistem operasi macOS sehingga saya cukup menjalankan perintah gcc <filename> -o <outputfile>. Berkas latihan saya simpan di learn-c.

Referensi