Tiga Perempat Tambah Dua Perempat

Alasan Umumnya, ketika kamu melanjutkan jenjang pendidikan dari SMA ke S1 membutuhkan waktu 4 tahun. Saat itu, saya memilih jalan lain. Saya melanjutkan jenjang pendidikan dari SMA ke D3 yang mana membutuhkan waktu 3 tahun. Alasan saya melanjutkan D3 waktu itu adalah saya ingin cepat bekerja, punya penghasilan tetap, dan tidak ingin menyusahkan orang tua. Itu pilihan yang saya ambil di tahun 2013. Waktu pun berlalu, tahun 2021 saya memiliki motivasi untuk melanjutkan jenjang pendidikan dari D3 ke S1. Ada tiga faktor yang mempengaruhi saya. Pertama, saya terkontaminasi oleh inovasi yang diumumkan oleh Apple di acara WWDC 2020. Di tahun itu, Apple berinovasi melakukan transisi SoC (System on Chip) dari Intel ke Apple Silicon pada lini Mac. Umumnya, CPU, GPU, dan RAM berada di tempat yang berbeda dalam motherboard sebuah komputer sehingga secara mata telanjang pasti membutuhkan waktu untuk berkomunikasi dan berbagi sumber daya. Apa yang dilakukan Apple adalah menggabungkan CPU, GPU, dan RAM dalam satu kotak kecil dan berbagi sumber daya secara efisien dengan performa teruji. Sebuah inovasi yang sederhana namun luar biasa! ...

Februari 18, 2024 · 6 menit · Kresna Satya

Pemimpin Pilihan Saya Di Pemilu 2024

Pengantar Sebelumnya, saya telah membuat tulisan tentang kriteria memilih pemimpin di Pemilu 2024. Tulisan ini ditujukan kepada saya sendiri. Entah apakah ada pembaca yang membaca tulisan saya karena saya sama sekali tidak memasang fitur pelacak (analytics) untuk mengetahui berapa jumlah pembaca yang membaca tulisan-tulisan saya. Semua tulisan yang ada di blog ini adalah hasil dari pertentangan batin antara saya dengan dunia, hasil stres saya yang mesti dituangkan dalam bentuk tulisan. Bila kamu sedang stres dan kamu sulit menceritakannya kepada siapapun secara lisan maka tulisan adalah jalan terakhir untuk menuangkan stres kamu. Dari tulisanlah, kamu akan belajar menuangkan kata demi kata, mengganti kata demi kata, hingga kerangka berpikirmu terstruktur rapi. ...

Februari 14, 2024 · 9 menit · Kresna Satya

Kriteria Memilih Pemimpin di Pemilu 2024

Pemilu di Indonesia akan dilaksanakan pada tanggal 14 Februari 2024. Tanggal itu bertepatan dengan hari Valentine. Saya bergurau ke beberapa teman bahwa hari itu adalah hari menyatakan cinta kepada salah satu paslon (pasangan calon) presiden dan wakil presiden. Cinta ini bukan dalam arti seksual, melainkan cinta saya dan diaspora terhadap negara Indonesia. Saya tidak tahu apa alasan KPU memilih tanggal 14 Februari sebagai hari Pemilu. Ada dua peristiwa penting yang membuat saya prihatin terhadap situasi politik pemilu 2024. Pertama, peristiwa tabrak konstitusi di Mahkamah Konstitusi pada akhir bulan Oktober 2023. Kedua, peristiwa debat cawapres bagian kedua pada tanggal 21 Januari 2024 yang diselenggarakan oleh KPU. Saat itu, cawapres nomor urut 2 menunjukkan sikap tidak beradab dalam berdebat kepada cawapres nomor urut 1 dan 3. Ia menganggap bahwa debat adalah ajang mempertontonkan gaya agar terlihat keren dan benar-benar merendahkan lawan debat. Istilah “Bajingan Biadab” adalah hal yang bisa mewakili kekesalan saya terhadap sikapnya yang tidak menjaga marwah dalam berdebat. Apakah ia sudah berpikir berulang kali bahwa sikapnya akan ditonton oleh anak-anaknya? Saya khawatir bila anak-anaknya meniru sikap orang tuanya yang tidak beradab dalam berdebat dan menganggap sikap tersebut adalah sikap yang benar. ...

Januari 28, 2024 · 3 menit · Kresna Satya

Teman Saat Melamun

Sekarang, saat makan maka temannya adalah layar digital. Entah itu layar dari ponsel pintar, jam pintar, dan tablet. Saat sedang buang air besar di kamar mandi maka temannya juga layar digital. Saat sendirian untuk menunggu sesuatu atau menghabiskan waktu maka temannya juga layar digital. Saya mengalami semua hal di atas dan melihat layar digital itu cukup menyenangkan untuk menjadi teman melamun. Tetapi, saya pikir mengandalkan layar digital sebagai teman melamun bukanlah tindakan yang tepat. Alasannya ada dua yaitu posisi kita cenderung menunduk saat melihat layar digital dan radiasi yang dihasilkan dari layar digital tidak bagus untuk tubuh kita. Saya mencoba menggantinya dengan buku bacaan atau mendengarkan siniar (podcast) atau lagu sebagai teman melamun. Hasilnya baik khususnya saya tidak terpapar radiasi dari layar digital. ...

Oktober 8, 2023 · 1 menit · Kresna Satya

Bangga Tinggal Di Indonesia

Beberapa kali saya pernah berpikir bahwa rasanya jauh lebih nyaman tinggal di luar negeri dibandingkan Indonesia. Namun, sekarang pikiran saya berubah. Saya berpikir bahwa masih lebih nyaman tinggal di Indonesia. Saya berharap pemikiran ini tidak salah. Saya akui bahwa di luar negeri khususnya negara maju, hampir 60 sampai 80 persen beberapa aspek telah tertata rapi. Mulai dari birokrasi, hukum, tata kelola, kebersihan dan peduli pada lingkungan yang mana jauh lebih baik dibandingkan Indonesia. Saya ambil contoh di kawasan Asia seperti Singapura, Korea, dan Jepang. Tapi, itu semua adalah apa yang saya lihat di media sosial dan YouTube. Saya belum pernah merasakannya secara langsung. Bila saya mengalaminya, mungkin saya akan mengalami gegar budaya (culter shock). ...

September 24, 2023 · 2 menit · Kresna Satya