Berlatih Mati Tersenyum

Saya sedang membaca buku berjudul “Apa yang Kita Pikirkan Ketika Kita Sendirian”. Pengarang buku ini adalah Desi Anwar, seorang jurnalis wanita yang terkemuka dan senior di negara saya, Indonesia. Saya sudah membaca 3/4 dari buku ini. Di buku ini Desi membahas tentang “Kematian” dan “Berlatih Mati”. Kata “mati”, sebuah kata yang menakutkan bagi entitas makhluk hidup termasuk saya. Saya berharap agar saya tidak pernah mati, tidak pernah menua, tidak pernah sakit, tetap sehat dan bugar hingga 1000 tahun. Namun, kematian tidak pernah lepas dari kehidupan. Itu adalah sebuah kodrat dan kepastian yang mutlak bagi setiap insan yang hidup pada akhirnya akan mati. Pertanyaannya, kita mau mati seperti apa? Bisakah kita menentukan kematian kita sendiri? ...

Desember 18, 2024 · 3 menit · Kresna Satya

Dedikasi

Di tulisan ini, aku mendedikasikan/membaktikan hidupku dalam bentuk pikiran, tenaga, dan waktu untuk mewujudkan impian-impian yang ingin kucapai demi diriku sendiri.

Desember 18, 2024 · 1 menit · Kresna Satya

Mesin Waktu

Semua orang termasuk saya mengimpikan mesin waktu itu ada di dunia ini. Mungkin sampai detik ini, masih banyak penelitian yang bertebaran di dunia ini yang membahas tentang mesin waktu. Intuisi saya mengatakan bahwa dua ilmu pengetahuan yakni Fisika dan Matematika adalah dua ilmu yang paling bersinggungan dengan mesin waktu. Sekarang muncul sebuah pertanyaan? Jika ada mesin waktu, kira-kira ke arah waktu mana yang saya tuju? Masa lalu atau masa depan? ...

Desember 3, 2024 · 2 menit · Kresna Satya

Menertibkan Pikiran

Pikiran saya melayang-layang. Saat saya sedang khusuk-khusuknya mengasah kemampuan untuk mencari pekerjaan yang lebih layak, tiba-tiba faktor luar muncul dan perhatian saya fokus untuk menyelesaikan faktor tersebut. Ketika saya selesai, energi saya habis dan saya sulit untuk fokus ke hal yang saya lakukan di masa awal. Ibarat seperti game adventure, ada main quest dan side quest. Saat kita berada di pertengahan main quest, tiba-tiba side quest yang tidak ada dengan main quest muncul dan itu menggangu fokus kita sebagai player. Akibatnya mau tidak mau kita harus menyelesaikan side quest agar bisa melanjutkan main quest. Namun, ketika side quest selesai, energi dan pikiran kita terkuras habis akibat side quest. Sungguh menyebalkan! Kita butuh ruang untuk menertibkan pikiran! Jangan biarkan faktor-faktor luar mengganggu kekhusyukkan kita untuk mencapai impian yang kita cita-citakan. ...

Desember 3, 2024 · 1 menit · Kresna Satya

Satu Persen Yang Dapat Mengguncang Dunia

Tadi pagi sekitar jam 8.45, saya berangkat ke kantor dari Nusa Dua ke Jimbaran menggunakan sepeda motor. Saat di perjalanan, pikiran dan perasaan saya bercampur aduk mengenai kondisi ekonomi saya dan keluarga saya. Saya adalah generasi sandwich, sebuah generasi yang menjadi tulang punggung ekonomi keluarga. Saya tinggal bersama kedua adik saya dan ibu di rumah yang diwariskan oleh almarhum bapak. Bapak sudah meninggal 3 tahun lalu karena penyakit yang disembunyikannya dan faktor Covid-19 mempercepat bapak telah tiada. Saya bersyukur bapak tidak meninggalkan hutang. Namun, bapak tidak meninggalkan warisan dalam bentuk harta yang cukup sehingga saya dan kedua adik saya tidak bisa menikmati penghasilan kami sendiri. Disitulah letak masalahnya. ...

November 18, 2024 · 2 menit · Kresna Satya